Inilah Waktu yang Optimal dan Pas Untuk Mengganti Oli Gardan Motor Matik



Bagi pengguna skuter atau yg kita kenal dengan motor matik, terdapat hal-hal yang yang perlu diperhatikan demi menjaga performa tunggangan kesayangan supaya selalu pada syarat optimal, soal oli galat satunya. 

Biasanya, pemotor akan hanya penekanan dengan oli mesin saja, mengingat penggantian oli mesin memang tertera pada buku servis manual yg mau nir mau harus dilakukan pada ketika servis terpola. Tapi, ada yg perlu kamu ingat, pada skuter matik terdapat yang namanya oli gardan atau oli transmisi yg terkadang luput berdasarkan perhatian.

Training & Technical Service Engineer Motul Indonesia, Isadat Salammenjelaskan kehadiran oli gardan pada motor matik nir kalah krusial dibanding oli mesin. Oli gardan memiliki fungsi yang relatif vital, yakni buat melancarkan kinerja transmisi dalam motor. 

Lebih lanjut, Isadat memaparkan komponen transmisi pada motor matik niscaya saling bergesekan ketika sedang bekerja. Sehingga bila nir diberi pelumas, transmisi bisa rusak yg ditandai menggunakan timbulnya bunyi yang berasal dari boks CVT.

“Biar nir ingin misalnya itu (muncul suara dalam komponen transmisi), oli transmisi jua perlu diganti secara terencana seperti layaknya oli mesin,” papar Isadat, pada program peluncuran produk baru Motul pada kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (10/4).

Sayangnya, nir semua orisinil pabrik memberikan kabar kapan seorang harus membarui oli gardan pada buku servis manual dalam waktu membeli. Lazimnya, mereka hanya menuliskan kapan seorang pemilik motor matik harus membarui oli mesin saja. 

“Di beberapa buku manual, biasanya pedoman ganti oli gardan tidak ditulis seperti halnya oli mesin. Waktu ideal buat menggantinya setiap dua kali waktu ganti oli mesin, jadi kalau dibentuk perbandingan, perbandingannya sekitar 2:1,” paparnya lebih lanjut. 

“Jadi biar   tarikan kendaraan beroda empat permanen oke, misalkan orisinil pabrik nyaranin ganti oli mesin setiap 4.000 km, nah berarti saat pergantian oli gardannya, pada ketika pemilik motor melakukan penggantian oli mesin pada 8.000 km. Begitu seterusnya,” tutup Isadat.


Sumber: Kumparan

Comments