Gawat! Pertamax dan Petralite Diam-Diam Harganya Dinaikkan Oleh Pertamina



Untuk kali kesekian, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax & Pertalite balik  naik.

Harga bahan bakar minyak jenis Pertamax dan Pertalite per hari ini, Sabtu (24/dua) kembali dinaikkan PT Pertamina.

(1) Bahan bakar beroktan 92 itu, kini   dijual Rp 8.900 per liter.

Sedangkan Pertalite dijual Rp 7.600 per liter.

"Untuk Pertamax naik Rp 300 per liter," kata seseorang petugas SPBU yang berlokasi di Jalan Arteri Kelapa Dua, Jakarta Barat saat ditemui GridOto.Com Minggu (24/dua).

(2) Sedangkan Pertalite yang naik Rp 100 per liter menurut harga usang Rp 7.500.

Dalam situs resmi PT Pertamina pun juga telah dipublikasikan daftar harga terbaru bahan bakar minyak.

(3) Pada akhir Januari 2018 lalu, PT Pertamina pula sudah meningkatkan hargaPertamax dari harga sebelumnya

Coba Simak juga ulasan berikut, Tentang 3 Hal yang Bisa Membuat Indonesia Jadi Negara Maju:

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani menyampaikan, terdapat tiga kondisi agar Indonesia mampu sebagai negara maju & diperlukan komitmen berdasarkan semua lintas sektor, mulai menurut pengusaha dan pemerintah.



Syarat pertama, pembangunan infrastruktur harus sebagai prioritas primer. Infrastruktur adalah kunci berdasarkan pertumbuhan ekonomi berkualitas. Banyak sekali negara maju yg infrastrukturnya telah terintegrasi, mulai berdasarkan transportasi umum sampai bandara & jalan tol.

Shinta menilai, Indonesia telah mulai menuju ke pembangunan infrastruktur yg berkualitas tetapi masih belum 100%. Pemerintah telah mulai membentuk proyek infrastruktur pusat & daerah, dan itu perlu dilanjutkan.

“Indonesia belum terlambat buat membangun infrastruktur & harus terus didorong,” ujar beliau.

Syarat kedua, kualitas SDM harus bisa berdaya saing & mengerti teknologi digital. SDM merupakan basic ekonomi suatu negara. Tanpa SDM berkualitas, suatu negara tidak akan maju. SDM Indonesia didominasi usia produktif & perlu diajarkan perkembangan teknologi digital agar nir ketinggalan zaman.

SDM yg mahir teknologi akan membuat status negara naik kelas. Syarat ketiga, Indonesia harus mulai memperbanyak perjanjian dagang buat membuka akses pasar ekspor. “apabila 3 kondisi tadi direalisasikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu di atas 5%,” ujar beliau. (*)


Sumber: Ucnews

Comments